Aku sengaja keluar dulu, meletakkan tas dan kembali ke kamar mama. Sambil membersihkan muka, aq bertanya pada mama, ada apa? Mama menceritakan kisah tentang anak guru agamaku sewaktu di SD, yang juga adalah teman guru mama di sekolah. Kebetulan kejadiannya baru tadi pagi, ceritanya anak perempuan guru agamaku ini baru saja meninggal pagi ini, di lokasi yang jelas ga ada hubungannya dengan tempat kerja anaknya. Anaknya kerja di daerah surabaya pusat, dan lokasi kejadian ada di daerah gresik. Menurut cerita si anak gadis bilang akan berangkat kerja pagi itu, jam 5 pagi bok berangkatnya.. Namun itu jadi perjalanan terakhirnya ternyata. Saat ortunya tau anaknya meninggal dijalan yang jelas jelas jauh dari tempat kerjanya, tentunya orang tua merasa aneh, apa yang dilakukan anaknya disana?? No one know, tidak ada yang tau apa yang dilakukannya disana, mau kemana dia, dan bagaimana ceritanya dia bisa sampai disana, hingga dia masuk ke tanah lahatnya. Mama bercerita, guru SD ku itu terus menangis, karna sedihnya. Ya mama mana yg ga sedih, harus berpisah dg anak gadis satu satunya dengan cara yang sangat tiba tiba dan tidak disangka sangka. Hemm.. trenyuh juga mendengar critanya. Saat aq mendengar ceritanya tentu menyedihkan, disamping dari cerita yang belum jelas semuanya, ditambah cerita mengenai kondisi wajahnya yang hampir tidak berupa, jait sana jait sini.. *haiss.. I cant imagine that..
Mungkin hingga malam ini, semua masih menjadi tanda tanya bagi pihak keluarganya.. But, I learn much things.
1. Never lies where you will go.
Jangan pernah berbohong kemana kmu akan pergi, ke rumah teman, ke mall, kemana saja, jgn perna menyembunyikan itu. Karna jika hal seperti yang kuceritakan diatas terjadi padamu, pikirkan bagaimana perasaan orang tua yang binggung mencari jawaban bagaimana si anak bisa sampe ada disana, apa yang membawa nya kesana, dsb dsb.. Terkadang kita ga menyadari kebohongan sederhana tersebut, ternyata bisa membawa suatu kebiasaan yang buruk, bahkan akibat yang buruk. Bisa dibilang aq juga perna terlibat dg hal seperti ini, karna mgkin tahu org rumah tdk akan mengijinkan, aq pamit dg hanya mengatakan pergi dg teman, dan *puji Tuhan* selalu pulang dengan selamat. Namun mendengar cerita ini mengajarkanku bahwa, terkadang Tuhan tidak memberikan pelajaran lewat apa yang kita lakukan, namun memberikan contoh lewat buah yang orang lain lakukan.Mungkin buah buruk dr apa yg kita lakukan blm matang, sehingga hal buruk tdk terjadi pada kita meskipun kerap kali kita melakukannya, tapi jangan tunggu sampai buah itu benar benar menjadi matang, atau keburukan yang tidak perna kita bayangkan akan terjadi di dalam hidup kita.
2. Mom ask = Mom worry
Yepp... Sepanjang mama cerita td, selalu terselip nada nada kekhawatiran didalamnya, makanya kmu klo pulang telat itu bilang, mau kemana dulu, pulang telat itu kasih kabar.. *I'm a big girl*, tentu itu yang selalu muncul dipikiran kita, tapi untuk mama, kita tetap adalah anak anak tercintanya, yang tentu sangat sangat dikhawatirkannya. Jangan merasa risih saat mamamu menelpon dan bertanya kau dimana, bukan berarti kmu masi anak ingusan, but she really care about your safety. Terkadang aq jg masi suka menggerutu karna 'kecerewetan' mama, tapi aq sadar itu bentuk kekhawatirannya. Khawatir aq kenapa kenapa, khawatir aq g bs masak, khawatir aq g bs jd istri yang baek la, khawatir aq g pnya masa depan yang cerah la.. semua jd kekhawatirannya.. hehhehee.. 3. Mom never ask >< Mom no worries
Mama ga perna nanya? bukan karna dia ga peduli, tapi kesabarannya uda diambang batas sodara... Mau marahin anak-e, cm dianggap angin lalu, makanya dia diam. Tapi diamnya bukan berarti mama ga tau kita kemana, mama bertanya ke orang sekitar kita. Kemana kita pergi, apa yang kita alami, apa yang kita rasakan. Perna ga, tiba tiba mama menasehati kita ttg apa yang menjadi permasalahan kita? Pasti pernah, lantas dari mana mama tau? katakan saja Tuhan yang memberitahukannya pada mama. hehhehe.. :) Karna itu, jangan berdiam diri dengan mama, dan orang rumah jg tentunya. Komunikasikan semua dirumah, karna tidak ada tempat ternyaman di dunia ini selain di tempat yang disebut rumah.. :) Dirumah semua rahasiamu aman terjaga.
Di akhir tulisan inim aq ingin menyampaikan Thanks for all worries which keep me safe, being a mother is not easy as we think.. Dan untuk semua mama, calon mama, ataupun yang telah menjadi mama dari mama, sungguh bersyukur Tuhan menciptakan kalian dengan posisi mama, karna kalian lah yang menjagai penerus generasi.. Never regret to being a lady.. :) Thanks mom.. *Love u much..
Created by : Cheerful Easter



No comments:
Post a Comment