Tuesday, June 22, 2010

Lesson for Today ~ June 22th, 2010 ~

Pelajaran hari ini..

Hari ini ada teman yang berbagi kisah tentang sebuah keluarga. Keluarga Kristen yang tidak pernah menyangka akan mempunyai anak yang mengidap Down Syndrom..
Sepasang suami istri yang telah lama menikah dan menantikan buah hati namun Tuhan tak kunjung memberi.
Segala usaha telah mreka coba, hingga menempuh proses bayi tabung..
Akhirnya anak yang dinantikan hadir, proses bayi tabung membuahkan hasill.. Suami Istri tersenyum lega, dan bahagia..
Suatu ketika sang anak terkena demam, demam tinggi yang membuat orang tuanya sangat panik, dan merujuknya ke dokter. Setelah diperiksa ternyata dokter menyatakan bahwa sang anak terkena Down Syndrom, karna demam tinggi yang dideritanyaa.. Dokter berkata, anak ini tidak akan tumbuh normal seperti anak anak pada umumnya. Pernyataan dokter membuat hati suami istri ini sangat terpukul, anak yang mereka nanti nantikan, pada akhirnya tidak bisa tumbuh seperti anak anak pada umumnya..
Pertanyaannya, Siapa yang harus disalahkan??

Aku menjawab tidak ada yang harus disalahkan... Kawanku berkata, bisa saja menyalahkan suami/istri karna terlambat membawa ke dokter, atau menyalahkan si dokter, kenapa tidak menangani si anak dengan baik dan tanggap..
Kalau mau bicara siapa yang harus disalahkan, jawabannya tidak akan pernah ada..
Karna memang tidak ada yang salah, semua terjadi memang sudah direncanakan Tuhan sudah dituliskan demikian didalam buku kehidupannya. Jika mau menyalahkan orang, kitapun tidak akan menemukan kesalahan mereka, karna mereka pun dituntun oleh keadaan yang membuat mereka mengambil tindakan demikian.

Pelajaran berharga yang dipetik hari ini :

1. Segala sesuatu terjadi karna Tuhan yang berkendak, sekeras apapun qta mengusahakan jika Tuhan berkata "TIDAK" atau "BELUM SAATNYA", jangan pernah melanggarnya atau kau akan mendapatkan hasil yang tidak akan pernah dibayangkan sebelumnya, KEGAGALAN. Entah itu kegagalan yang hanya sebagian atau gagal total (Gatot kerennya), nilai itu yang akan qta dapat dalam ujian kehidupan qta.

2. Tidak menyalahkan siapapun atas segala yang terjadi, tidak Tuhan, tidak juga orang orang disekitar qta, yang terkait didalamnya. Percayalah mereka juga merasakan apa yang qta rasakan. Jika qta merasakan kesedihan dan kehilangan demikian juga mereka, jika qta merasakan dukacita dan pedih merekapun juga merasakannya. Jangan bertindak EGOIS dengan menghakimi orang orang disekitar qta, apa lagi Tuhan, bisa panjang urusannya.. hehehe.. =D

3. Segala sesuatunya adalah berkat dan pelajaran. Apa yang terjadi baik atau buruk semua adalah berkat dan pelajaran untuk qta. Tidak semua berkat datang dalam bentuk sebuah hal yang baik dan manis, ingat cerita tentang kado yang dibungkus dengan kertas lusuh dan kertas kado berkilauan?? Penampilan luar tidak selalu sama dengan apa yang didalamnya. Orang orang yang mementingkan tampilan  luar akan lebih memilih kado dengna kertas yang berkilauan, karena mreka berpikir isinya pasti bagus, ternyata isinya kosong..
Sedangkan yang memilih kertas lusuh, menemukkan emas didalamnya. So, lihatkan, tidak semua berkat dibungkus dengan pembungkus yang indah dan berkilau. Syukuri saja apa yang didapatkan karna itu BERKAT. Sama halnya dengan cerita diatas, Anak adalah berkat Tuhan dalam hidup rumah tangga, meskipun tampilan luarnya tidak sempurna, namun percayalah pasti ada "emas" dibalik semuanya...


Belajar sesuatu hari ini??
Semoga diberkati.. ^^

ps: Inspiration by Priawan & Kristin..

Created by : Cheerful Easter

Wednesday, June 2, 2010

Liputan AOG ~ test drive ~

Highly Spiritual..

Minggu, 30 Mei 2010, Kebaktian AOG Youth kembali diadakan di SIBEC - ITC, seperti kata Ps. Philip Mantofa, qta adalah gereja tanpa tembok yang kegerakannya tidak akan pernah bisa dibatasi oleh ruang.
Kebaktian dimulai pukul 1 siang hari itu,AOG-ers sangat antusias mengikuti ibadah sekalipun minggu itu adalah long weekend, ternyata tetap tidak menyurutkan rasa haus dan lapar AOG-ers akan sebuah lawatan Tuhan. Kebaktian dimulai dengan Praise and Worship yang mengundang hadirat Tuhan luar biasa atas tempat itu. Hadirat Tuhan seolah olah mempersiapkan AOG-ers untuk menerima sesuatu yang lebih lagi pada saat penyampain Firman Tuhan.

Firman Tuhan dibawakan oleh Pdt. Lanny Tan, gembala Sidoarjo. Beliau menyampaikan Firman Tuhan dengan berapi api. Beliau menyampaikan tentang pemakaian Tuhan dalam kehidupan setiap anak Tuhan. Tuhan telah menetapkan anak anakNya untuk dipakai besar ditanganNya, seperti yang tertulis dalam FirmanNya, Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak-anak pada masa muda. Saat qta ada di tangan Tuhan, maka hidup qta tidak akan menjadi biasa, melainkan jadi luar biasa. dan Tuhan telah menentukan qta untuk menjadi besar di tanganNya, yang akan bawa kemenangan, bawa terobosan, dan kemulian untuk nama Tuhan.
Tuhan punya tujuan yang mulia dalam kehidupan qta, tapi sering kali gagal terlaksana dalam kehidupan qta, karna ada beberapa alasan yang sering kali dipakai anak anak Tuhan untuk menolak pemakaian Tuhan didalam kehidupannya, seperti yang terjadi pada Musa, saat pertama kali Tuhan memanggilnya dengan menampakkan diri melalui semak belukar yang terbakar. Adapun alasan alasan penolakan Musa, saat Tuhan memanggilnya, :
Pertama, Musa melupakan identitasnya sebagai Bangsa Israel yang mempunyai Allah yang Besar. Demikian halnya dengan qta, seringkali qta melupakan Identitas sebagai Anak Tuhan, sehingga qta merasa tidak kecil dan bukan siapa siapa. Sebagai Anak maka Bapa qta lah yang akan memperlengkapi qta, Bapa qtalah yang akan memampukan dan mengurapi qta untuk melaksanakan pekerjaan yang besar. Kedua, Musa tidak mengenal siapa Allahnya. Sebelum Musa dipanggil Tuhan, Musa tidak mempunyai keintiman dengan Allahnya, sehingga saat panggilan itu datang padanya, Musa tidak percaya diri bahwa Tuhan memanggil dia untuk melepaskan bangsa Israel dari perbudakan Mesir. Percayalah bahwa panggilan itu telah disiapkan bagi qta, bukan untuk orang lain. Tuhanlah yang akan membuat apa yang qta kerjakan menjadi berhasil. Ketiga, Musa terintimidasi oleh pikirannya sendiri yang mengatakan bangsa Israel tidak akan mempercayai dia, bahwa Tuhan telah menampakan diri padanya. Namun  Tuhan berkata lain, apa saja bisa dipakaiNya untuk menunjukan bahwa Tuhan telah memanggil Musa. Sama seperti Musa, seringkali qta tidak merasa percaya diri bahwa qta lah yang menerima panggilan tersebut, sehingga merasa kecil dan tidak bisa melakukan apa apa, namun Tuhan menunjukkan pada qta, hal sekecil apapun dalam hidup qta, bisa dipakai Tuhan untuk menunjukkan bahwa qta ini dipilihNya untuk menggenapi panggilanNya.
Point keempat, ketidakmampuan atau keterbatasan. Tuhanlah yang ciptakan qta, maka qta tidak perlu ragu akan kemampuan qta, justru dalam ketidakmampuan qtalah Kuasa Tuhan dinyatakan lebih lagi.
Kelima, mentalitas penakut, Musa menolak Tuhan untuk yang terakhir kalinya, dan penolakan Musa membuat Tuhan marah. Tuhan tidak pernah menciptakan qta dengan sebuah ketakutan di dalam kehidupan qta, ketakutan qta membuat hidup qta menjadi hidup yang tidak berkenan di hadapan Tuhan, dan itu membuat Tuhan marah pada qta. Karna itu buang mentalitas penakut dan segala hal yang tidak berkenan di hadapan Tuhan, jangan sampai murka Tuhan bangkit atas qta anak anakNya dan mencabut panggilan itu dari hidup qta. Firman Tuhan ditutup dengan altar call, ce Lanny memanggil oarang orang yang belum mengenal Allahnya, yang belum memiliki keintiman dengan Tuhan, supaya memulai kehidupan baru untuk mengenal Allah dan hidup untuk memenuhi panggilan Tuhan. Altar Call kedua, ce Lanny memanggil setiap anak anak Tuhan yang ingin memberikan seluruh hidupnya untuk dipakai Besar di Tangan Tuhan. Banyak anak anak muda yang maju dan menyerahkan diri di hadapan Tuhan, dan memperbaharui komitmen di hadapan Tuhan.
Kebaktian ditutup dengan doa berkat oleh Ps. Philip. Selurh AOG-ers pulang hari itu dengan sebuah hati yang baru, hati yang mencintai Tuhan, dan siap untuk dipakai besar oleh Tuhan. Keep On Burning.. (Easter)