Pelajaran hari ini..
Hari ini ada teman yang berbagi kisah tentang sebuah keluarga. Keluarga Kristen yang tidak pernah menyangka akan mempunyai anak yang mengidap Down Syndrom..
Sepasang suami istri yang telah lama menikah dan menantikan buah hati namun Tuhan tak kunjung memberi.
Segala usaha telah mreka coba, hingga menempuh proses bayi tabung..
Akhirnya anak yang dinantikan hadir, proses bayi tabung membuahkan hasill.. Suami Istri tersenyum lega, dan bahagia..
Suatu ketika sang anak terkena demam, demam tinggi yang membuat orang tuanya sangat panik, dan merujuknya ke dokter. Setelah diperiksa ternyata dokter menyatakan bahwa sang anak terkena Down Syndrom, karna demam tinggi yang dideritanyaa.. Dokter berkata, anak ini tidak akan tumbuh normal seperti anak anak pada umumnya. Pernyataan dokter membuat hati suami istri ini sangat terpukul, anak yang mereka nanti nantikan, pada akhirnya tidak bisa tumbuh seperti anak anak pada umumnya..
Pertanyaannya, Siapa yang harus disalahkan??
Aku menjawab tidak ada yang harus disalahkan... Kawanku berkata, bisa saja menyalahkan suami/istri karna terlambat membawa ke dokter, atau menyalahkan si dokter, kenapa tidak menangani si anak dengan baik dan tanggap..
Kalau mau bicara siapa yang harus disalahkan, jawabannya tidak akan pernah ada..
Karna memang tidak ada yang salah, semua terjadi memang sudah direncanakan Tuhan sudah dituliskan demikian didalam buku kehidupannya. Jika mau menyalahkan orang, kitapun tidak akan menemukan kesalahan mereka, karna mereka pun dituntun oleh keadaan yang membuat mereka mengambil tindakan demikian.
Pelajaran berharga yang dipetik hari ini :
1. Segala sesuatu terjadi karna Tuhan yang berkendak, sekeras apapun qta mengusahakan jika Tuhan berkata "TIDAK" atau "BELUM SAATNYA", jangan pernah melanggarnya atau kau akan mendapatkan hasil yang tidak akan pernah dibayangkan sebelumnya, KEGAGALAN. Entah itu kegagalan yang hanya sebagian atau gagal total (Gatot kerennya), nilai itu yang akan qta dapat dalam ujian kehidupan qta.
2. Tidak menyalahkan siapapun atas segala yang terjadi, tidak Tuhan, tidak juga orang orang disekitar qta, yang terkait didalamnya. Percayalah mereka juga merasakan apa yang qta rasakan. Jika qta merasakan kesedihan dan kehilangan demikian juga mereka, jika qta merasakan dukacita dan pedih merekapun juga merasakannya. Jangan bertindak EGOIS dengan menghakimi orang orang disekitar qta, apa lagi Tuhan, bisa panjang urusannya.. hehehe.. =D
3. Segala sesuatunya adalah berkat dan pelajaran. Apa yang terjadi baik atau buruk semua adalah berkat dan pelajaran untuk qta. Tidak semua berkat datang dalam bentuk sebuah hal yang baik dan manis, ingat cerita tentang kado yang dibungkus dengan kertas lusuh dan kertas kado berkilauan?? Penampilan luar tidak selalu sama dengan apa yang didalamnya. Orang orang yang mementingkan tampilan luar akan lebih memilih kado dengna kertas yang berkilauan, karena mreka berpikir isinya pasti bagus, ternyata isinya kosong..
Sedangkan yang memilih kertas lusuh, menemukkan emas didalamnya. So, lihatkan, tidak semua berkat dibungkus dengan pembungkus yang indah dan berkilau. Syukuri saja apa yang didapatkan karna itu BERKAT. Sama halnya dengan cerita diatas, Anak adalah berkat Tuhan dalam hidup rumah tangga, meskipun tampilan luarnya tidak sempurna, namun percayalah pasti ada "emas" dibalik semuanya...
Belajar sesuatu hari ini??
Semoga diberkati.. ^^
ps: Inspiration by Priawan & Kristin..
Created by : Cheerful Easter
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment