Saturday, April 28, 2012

Sekolah dan Gurunya



Sekolah dan Gurunya

Apa benar hidup selalu tidak adil?? Entahlah aku pun tak bisa menjawabnya.
Jika seandainya hidup ini memang tidak adil, apakah yang bisa kita lakukan?? Entahlah, satu pertanyaan ini pun tak bisa kujawab. Namun satu hal selalu diajarkan padaku, bersahabatlah dengan keadaan, jika menurutmu hidup itu tidak adil. Bukan untuk merubah kamu menjadi seorang pribadi yang lebih tidak adil, atau bahkan tidak peduli dengan keadilan, tapi untuk menjadikan kita lebih BERMORAL dan MENGERTI keadilan. Setidaknya kehidupan akan mengajarkanmu bersikap lebih adil pada orang lain. Kehidupan akan mengajarkanmu bagaimana harus hidup bermoral dan bermasyarakat.

Aku tidak bilang bahwa mereka yang terlahir dari keluarga berkecukupan, atau keluarga baik baik, bahkan keluarga pendeta sekalipun akan menjadi orang yang baik nantinya. Tergantung bagaimana dia belajar bersahabat dengan kehidupan ini. Jika dia tahu menerima yang baik dari kehidupan, maka SEHARUSNYA dia bisa memberi yang baik juga untuk kehidupan.
Tapi bagaimana jika menerima yang buruk dari kehidupan? Akankah memberi yang buruk pula untuk kehidupan?? 
Jawabku, itu KEPUTUSAN masing-masing pribadi..!! Bagaimana kau akan mengisi hidupmu.. JIka kehidupan telah memberimu sesuatu yang buruk, akankah kau menambahi buruknya hidupmu dengan buruknya KARAKTER dan SIKAPmu?? Pikirkan itu.. !!
Setiap orang punya pilihan untuk menentukan bagaimana dia akan mengisi hidupnya, apakah akan diisi dengan semua yang BAIK atau yang BURUK. Jika kau tahu kehidupan memberimu yang buruk, maka BERSAHABATLAH dengan kehidupan, tunjukan KARAKTER dan SIKAP yang baik pada hidupmu, sehingga kamu BERMORAL, dan kehidupan berbalik memberikan yang baik padamu. Hukum tabur tuai masih berlaku disini, jadi jangan pernah ragukan kalau kehidupan tidak pernah RAMAH padamu.

Dunia ini seperti sekolah, dan kehidupan itu gurunya. Ada saatnya guru menjadi sangat MOODY, sesuatu bisa berjalan sangat baik, tapi ada pula saatnya berjalan tidak baik. Yang tidak baik tidak berarti dia BENCI kamu, bisa jadi dia ingin kau memperhatikannya, karna kau tidak memberikan yang baik pada kehidupan :), mungkin kau sedang bermain-main dengan nilai pelajaranmu, sehingga itu membuatnya sedikit geram, dan memberikan yang buruk padamu.
Seperti di sekolah, saat kau ingin menjadi juara, kau belajar lebih keras dari yang lain, kau berbuat lebih baik dari yang lain, dan gurumu dengan suka hati memberimu nilai A (Awesome), karna kau melewati semua ujian dengan baik dan lulus.
Sebaliknya, saat kau malas, tidak berusaha merubah diri sendiri, apa yang terjadi, Nilai F (Failed) yang tertera di sana.
Menangkap pointnya?? Kehidupan memberi dari apa yang kamu lakukan, jika kamu melakukan baik, pastilah dia RAMAH padamu, namun jika kau melakukan yang buruk, jangan harapakan kehidupan akan melakukan yang baik padamu.

Aku menghargai mereka yang meskipun kehidupan memberinya sesuatu yang buruk, namun tidak membalas kehidupan dengan BERTINGKAH buruk sebagai bentuk pelariannya. Aku memberi penilaian lebih pada mereka yang MEMUTUSKAN memiliki KARAKTER dan SIKAP HIDUP yang baik, meskipun kehidupan masa lalu mereka buruk, setidaknya mereka telah belajar dari keburukan itu, dan berharapa tidak ada hal buruk berikut-berikutnya dalam kehidupannya.
Semoga kehidupan memberi kita banyak pelajaran berharga, dan isilah kehidupan dengan segala sesuatu yang BAIK.. :)




Written by : Cheerful Easter