kujawab banyakk...
Sebutkan salah satunya, balasnya.
Pikirkan saja sendiri, jawabku.
Lalu semua terdiam dalam keheningan.
Kumulai bertanya, kenapa terdiam??
Katakan apa salahku, jika tak bilang maka aku tak tau apa salahku.
Coba pikirkan apa salahmu, biar kau BELAJAR dan BERUBAH.. !!!
Ternyata semua sama saja, hanya menginginkan aku berubah, tanpa mau memberitahuku apa salahku.
Ganti aku yang terdiam..
Mulut ini kelu, tak mampu berkata.
Dalam hati kujawab,
kau salah karna tak menemuiku lebih awal,
kau salah karna membuat aku simpati padamu..
kau salah karna tak pernah bersikap tegas pada rasa ini,
kau salah karna menempatkanku pada posisi kedua.
Sejenak aku berpikir ulang, apa benar itu semua salahnya??
Mungkin tidak..
Aku salah karna baru mengenalmu setelah kau punya dia,
aku salah karna tak mampu menahan simpati ini
aku salah karna terbuai dengan rasa ini,
aku salah karna aku tak berusaha menjadi yg terbaik.
Sejujurnya aku tak ingin menjadi yang kedua,
selama yang aku tahu, aku hampir selalu bukan menjadi pilihan pertama.
Aku berada di nomor kesekian untuk dipilih,..
Apa itu juga salahku?? karna berada jauh dibawah
Lantas aku harus bagaimana??
Haaa... mungkin terlalu dini aku menyimpulkan salah siapa..
Mungkin memang tak ada terdakwa dalam kasus ini,
Mungkin aku bisa jadi tersangka, atau mungkin juga kau yang jadi tersangka..
semuanya tak bisa terjawab..
Tak terjawab kali ini.
Jika suatu saat aku tahu jawabannya, mungkin kau sudah sangat jauh disana..
ps : curhat seorang teman dari dunia cermin
by CheerfullEaster
Notes: jadi inget lagunya Astrid.. "Judulnya Jadikan Aku Yang Kedua"
2 comments:
salah cerminnya. masa' cermin bisa curhat!
dasarr luu dee.. =p
Post a Comment